Varian Delta Banyak Menyerang Anak Muda, Saat Ditangani Kondisinya Sudah Buruk

1 min read

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng M Faqih dalam konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB Jakarta, Kamis (16/4/2020).

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengingatkan masyarakat varian Delta lebih cepat menyebar dan lebih berbahaya dari virus corona biasa. Ketua Umum IDI Daeng Muhammad Faqih menjelaskan sama seperti virus corona biasa, varian Delta menimbulkan gejala ringan. Namun gejala ringan tersebut akan lebih cepat memburuk.

Seperti sesak napas, pegal-pegal, dan sebagainya dari gejala yang ditimbulkan akan lebih cepat memburuk. Menurut Daeng dari beberapa kasus ditangani kebanyakan varian Delta ini menyerang anak muda dengan gejala yang sudah memburuk.

Jadi varian Delta ini justru sekarang banyak menularkan ke yang masih muda-muda. Lalu langsung datang (ke fasilitas kesehatan) dalam kondisi yang berat,” ujar Daeng dalam diskusi virtual bertajuk “Covid-19 Meradang Setelah Libur Panjang” pada Sabtu (19/6/2021).

Lebih lanjut Daeng menjelaskan banyaknya anak muda yang terpapar varian Delta lantaran mengesampingkan gejala-gejala penyakit yang bersifat ringan. Padahal, saat ini virus corona sudah bermutasi dan memiliki kecenderungan memperburuk kondisi dengan lebih cepat.

Masyarakat usia muda yang datang banyak yang langsung dengan gejala berat. Ini yang kita khawatirkan. Jika demikian kondisinya, potensi kesembuhan makin kecil,” ujar Daeng.

Sebelumnya, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyatakan, salah satu varian yang saat ini menjadi perhatian pemerintah adalah varian delta B.1.617.2 atau varian mutasi ganda dari India. Data Kementerian Kesehatan, varian ini banyak ditemukan di DKI Jakarta, Kabupaten Kudus dan Kabupaten Bangkalan.

Varian ini diketahui menyebabkan penularan Covid-19 terjadi secara lebih cepat. Hingga saat ini penelusuran asal kedatangan varian delta virus corona masih terus dilakukan. Data Dinkes DKI menemukan 33 kasus varian baru yang sudah menyebar di Ibu Kota. Sebanyak 25 kasus berasal dari orang yang habis perjalanan luar negeri.

Baca Juga  Bersiap Cium Kening Calon Istri, Mempelai Kaget Saat Cadar Pengantin Dibuka

Kemudian tiga kasus merupakan transmisi lokal di luar Jakarta dan ada lima kasus transmisi lokal di Jakarta. Kelima kasus varian baru transmisi lokal ini diketahui yakni varian Delta dari India.
Adapun rincian 33 kasus Covid-19 varian baru tersebut, yakni 12 varian Alpha (B.117), 3 varian Beta (B.1.351), 18 varian Delta (B.1617.2).

Tidak Hanya Vaksin, Ternyata Kopi Juga Diklaim Ampuh Hindari…

Selama pandemi seluruh manusia diwajibkan untuk melakukan vaksin untuk mencegah efek parah yang ditimbulkan Covid-19, tetapi selain itu ada juga kopi yang diklaim bisa...
admin
46 sec read